saya dan Lulu adalah dua backapcker gila yang ingin keliling indonesia untuk melihat keindahan alamnya serta keunikan kebudayaanya, dengan perjalanan yang murah, menyenangkan dan kami membagikan lewat blog dan video. semua itu dapat ditemukan di YULUTRIP Indonesia. ikuti cerita seru kami terus ya dan jangan lupa mampir ke blog kami ya di sini.

Thursday, 17 October 2013

Kepolosan Anak-Anak Jatinangor


“Teh abieun, teh abieun, teteh abieun...”
                Aku selalu tertawa kecil kala mengingat kata-kata itu, tawa riang serta keingintahuan mereka yang besar membuat kepolosan di wajah mereka semakin terlihat jelas. Tak ayal mereka saling berebut untuk mendapat giliran mencoba benda yang ada di tangan mereka. Itulah kata-kata yang di lontarkan setiap anak yang ingin mencoba benda itu, kata yang berarti “teh saya, teh saya, teteh saya” dalam Bahasa Indonesia.
        
       
Hal tersebut terjadi ketika kami ingin mencari sebuah moment foto untuk mengikuti sebuah kontes foto.  Saat itu tanggal 26 Juni 2013 kami menyusuri sebuah jalan kecil di daerah Jatinangor lebih tepatnya di desa Caringin, terlihat dari kejauhan segerombolan anak-anak kecil sedang bermain dengan riang. Jalan kecil itu lebih mirip sebuah gang, dengan rumah- rumah penduduk yang rapat di sebelah kiri dan hamparan sawah yang tidak begitu luas di sebelah kanan serta lapangan yang biasa di jadikan tempat bermain sepak bola dan tempat lepas burung. Jeprat- jepret, jeprat-jepret banyak sekali moment bagus yang bisa dikirimkan nanti gumamku dalam hati. Menjelang sore hari,  di Gang ini selalu ramai anak-anak bermain , ada yang bermain sepeda, sepak bola, masak-masakkan, permainan tradisional dll. ada sekelompok ibu-ibu yang sedang bergosip sambil menyuapi anak mereka. wah pokoknya tumpah ruah menjadi satu deh hehe.


               Saat kami berjalan mendekati  mereka, untuk mengabadikan wajah mereka dari dekat. Seakan mereka semua menjadi sadar kamera ahahhah, jyaaahh dimana-mana sama aja ya setiap kali liat kamera langsung deh bergaya. Ada juga sebagian anak-anak menghilang layaknya takut disedot benda yang satu ini. Tetapi, setelah kami mengajak mereka berbicara, bercanda seakan ada magnet dalam diri mereka, kontan saja mereka mengumpul menjadi satu dan memperhatikan bagaimana kami menggunakan kamera ini. Mereka pun ingin mencoba bagaimana cara menggunakan kamera juga. Terlihat pemandangan lucu tapi rada mengkhawatirkan pada barang kami ditangan anak-anak tersebut hahahha.


               
Ada saja moment-moment bagus kala kami berkunjung ke sana dan mencoba hunting foto. Karena mereka adalah anak-anak yang memang dengan karakter anak-anak yang masih murni. Begitu jelas terlihat kepolosan di wajah mereka, walaupun banyak sekali perubahan seiringnya pertumbuhan di daerah Jatinangor.